Cimahi (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menekankan agar para calon pegawai negeri sipil (CPNS) memiliki keterampilan teknologi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Setda) Kota Cimahi Mochammad Ronny di Cimahi, Kamis, menyampaikan dorongan kepada peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri dalam memanfaatkan teknologi.
“ASN harus adaptif terhadap perubahan dan mampu menggunakan kemajuan digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Data resmi dari laman Pemkot Cimahi menyebut daerah tersebut telah meraih indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebesar 4,15 pada 2024 dan menempati peringkat kelima untuk kategori kabupaten/kota di Jawa Barat.
Pemkot Cimahi juga saat ini sudah memiliki berbagai layanan publik digital melalui penerapan aplikasi SPBE serta inovasi seperti Si Pencil, Lapakami, dan WA Mantap guna proses administrasi, transparansi, dan akses pelayanan pemerintah.
Pada kesempatan itu, Ronny juga menjelaskan pentingnya fondasi bagi CPNS untuk memahami nilai dasar ASN serta aturan kepegawaian.
“CPNS harus memahami regulasi pengikat ASN, mulai dari Undang-undang ASN hingga peraturan disiplin pegawai guna menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, dan siap melayani masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan birokrasi pemerintah memiliki tiga fungsi utama, yakni pelayanan publik, pelaksanaan pembangunan, dan perlindungan masyarakat.
Ia mengingatkan para CPNS agar mampu menggali potensi diri serta memanfaatkan kemampuan digital dalam mendukung tugas pemerintahan.
“ASN Kota Cimahi harus siap menjadi aparatur modern yang inovatif dan mampu menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan yang cepat, murah, dan berkualitas,” ujarnya.
Dirinya menilai peningkatan kompetensi teknologi menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Ia berharap, CPNS dapat menjadi motor perubahan menuju birokrasi yang efisien dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.


